Pidato Kebangsaan HSN 2020 PCNU dan Polres Malang Resmi Dibuka

Suasana Pembukaan Acara Lomba Pidat Kebangsaan HSN 2020 PCNU dan Polres Malang. (Foto: Nukita)

NUKITA.ID, MALANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama bersama Polres Malang menggelar Lomba Pidato Kebangsaan dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2020. Lomba Pidato ini menggangkat tema "Spirit Resolusi Jihad di Era Milenial" dan dibuka pada Sabtu, (14/10) pagi.

Hadir dalam kegiatan ini, Jajaran Pengurus PC NU Kabupaten Malang, Perwakilan Dandim, Perwakilan UNIRA Malang dan Waka Polres Malang, Kompol Toni Kasmiri, S.H., S.I.K, serta Gus Irfan Musyadad selaku Juri Lomba.

Bertempat di Kantor PCNU Kab. Malang, lomba pidato ini dibuka langsung oleh Waka Polres Malang, Kompol Toni Kasmiri dan diikuti oleh berbagai lapisan masyarakat. Lomba ini merupakan salah satu rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional 2020. 

Peserta lomba terbagi menjadi dua kategori yaitu,  kategori siswa dan mahasiswa. Kegiatan diselenggarakan dalam dua sesi, untuk sesi pertama dilaksanakan hari ini dengan 50 peserta. Dilanjutkan esok hari dengan 38 peserta. 

Ketua pelaksana kegiatan, H Hasan Bisri M.Pd.i menjelaskan bahwa kegiatan lomba merupakan tindak lanjut dari antusias permintaan warga nahdliyin dan masyarakat Kab. Malang setelah terselenggaranya lomba pidato tahun lalu. 

"Dan tidak menutup kemungkinan untuk berlanjut di peringatan HSN tahun depan. Selain itu, karena pandemi Covid yang belum berakhir, kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," paparnya. 

Sementara itu, Ketua PC NU Kabupaten Malang yang diwakilkan oleh KH Imam Makruf dalam sambutannya menjelaskan sejarah bagaimana resolusi jihad KH. Hasyim Asy'ari dan diserukan oleh para ulama dahulu.

"Resolusi Jihad NU dipelopori oleh K.H. Hasyim Asyari, kakek dari Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) karena melihat kemungkinan bahwa perjuangan kemerdekaan masih belum berakhir kendati proklamasi sudah dilantangkan pada 17 Agustus 1945. Hal ini disebabkan kedatangan Brigade 49 Divisi India Tentara Inggris pimpinan Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, yang merupakan buah dari rencana Agresi Militer II Belanda," jelasnya.

Antusias peserta datang dari berbagai kalangan dan daerah di Kabupaten Malang. Mulai dari anak usia sekolah dasar sampai usia 40 tahun. Diharapkan dengan adanya kegiatan lomba ini spirit resolusi jihad tetap menyeruak di kalangan santri-santri milenials. (*)

Comments